Rabu/10-Maret-2010
  Selamat Datang di Website ELSDA INSTITUTE
ELSDA Institute adalah Lembaga Ekonomi Lingkungan dan Sumber Daya Alam (Institute for Enviromental and Natural Resource Economics) yang didirikan pada tanggal 20 Desember 2006. Pendirian lembaga ini didorong atas keprihatinan terhadap praktek-praktek bisnis yang cenderung...
More »
May 14, 2009, 3:50 pm
AS Tolak Dana Global
Mekanisme Pendanaan Asing Harus Transparan JAKARTA,KOMPAS - Secara terpisah, Direktur Lembaga Ekonomi Sumber Daya Lingkungan (Elsda Institute) Bambang Setiono mengingatkan,pemerintah harus bersikap tegas sebelum menerima bantuan atau utang asing untuk kehutanan. Mekanisme penyaluran dana,detail pembiayaan, dan pelaksanaan proyek di lapangan harus transparan.

"Jadi,cara perhitungan karbon dan sebagainya,itu harus disepakati dulu,siapa yang melakukan.Pemerintah sebaiknya melatih auditor BPK supaya hasilnya lebih independen.Jangan biarkan pihak pemberi dana yang melakukan semua," kata Bambang Setiono.(HAM)
 
January 7, 2009, 11:05 am
Publikasi Buku: M. Noto dan B. Setiono - Instrumen dan Indikator
Perusahan yang berperilaku buruk sebenarnya mudah terlihat. Bahkan laporan keuangan saja dapat menunjukkan dengan mudah, mana perusahaan yang menjaga lingkungan mana yang tidak. Buku Mulyadi Noto dan Bambang Setiono akan menggambarkan pada kita redflag apa saja yang dapat digunakan untuk melihat hal tersebut. ELSDA Institute, akan segera menerbitkan buku ini. Apabila Anda tertarik silahkan hubungi ELSDA Institute untuk pemesanan awal.
 
March 9, 2010, 10:39 am
Media: metrotvnews.com - Penjarahan Hutan Marak di Riau
Praktek pembalakan liar dan pembakaran hutan hingga kini masih marak di Riau. Hal ini diakibatkan lemahnya pengawasan. Maklum, lokasinya sulit dijangkau.  Selengkapnya»
 
March 9, 2010, 10:34 am
Media: Metrotvnews.com - Walhi: Hutan Sumsel Mayoritas Rusak
Hutan di Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) mayoritas rusak akibat pembalakan liar, erosi dan berbagai gangguan alam lainnya.  Selengkapnya»
 
March 9, 2010, 10:28 am
Media: Liputan6.com - Hutan TN Kerinci Seblat Makin Kritis
Hutan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) di Kecamatan Kayuaro dan Gunung Kerinci, Jambi semakin kritis akibat ulah penebang liar yang terus beroperasi di daerah itu. Pembalakan liar tidak terkendali karena kurangnya pengawasan dari petugas. Selengkapnya»
 
Anda Pengunjung Ke :   179055
nbradio